Pengertian Zakat Secara Definitif Menurut Islam

Pengertian Zakat
Pengertian Zakat

Zakat dalah merupakan salah satu kewajiban yang masuk dalam rukun islam yang ke empat. Sebagai umat muslim yang taat Anda diwajibkan untuk membayar zakat Anda. Sedangkan untuk pengertian zakat, zakat merupakan sejumlah harta yang berupa uang ataupun makanan pokok yang wajib dikeluarkan oleh para pemeluk agama Islam saat menjelang hari raya Idul Fitri ataupun saat pelaksanaan bulan Ramadhan.

Hukum dari zakat adalah wajib bagi setiap orang islam yang telah memenuhi syarat tertentu. Sedangkan untuk macam-macamnya, zakat terdiri dari zakat maal dan zakat fitrah. Berikut adalah penjelasan dari zakat maal dan zakat fitrah tersebut:

  • Zakat Maal

zakat maal adalah merupakan zakat dari penghasilan yang berupa hasil pertanian, peternakan, emas, perak termasuk dengan harta temuan. Masing-masing dari jenis-jenis penghasilan tersebut memiliki perhitungan yang berbeda-beda. Zakat maal adalah zakat dari sebagian harta yang seorang muslim yang disisihkan sesuai dengan ketentuan agama yang akan diberikan kepada orang-orang yang berhak menerima zakat tersebut.

Zakat harta
Zakat harta


  • Zakat Fitrah

zakat fitrah merupakan zakat yang wajib setiap tahunya dikeluarkan oleh seorang muslim baik untuk dirinya sendiri ataupun orang yang menjadi tanggungannya. Sedangkan untuk besarnya jumlah yang harus dikeluarkan yaitu 1 sha’( 2,5 kg) per satu orang. Waktu yang dianjurkan untuk memberikan zakat fitrah ini yaitu dimulai pada 1 syawal sampai dengan setelah sholat subuh sebelum sholat Ied hari raya Idul Fitri.

Sebagai seorang muslim yang taat dan patuh kepada perintah Allah SWT, maka diwajibkan bagi setiap muslim yang memang sudah mampu dan memenuhi syarat-syarat untuk mengeluarkan zakat adalah wajib hukumnya. Di dalam Al-Quran dan Hadist juga sudah banyak tentang ayat-ayat yang memerintahkan bagi seorang muslim yang mampu untuk menunaikan zakat setiap tahunya.

Selain itu ada juga beberapa syarat sah zakat. Berikut adalah beberapa syarat dan aturan yang harus Anda perhatikan sehingga zakat Anda sah menurut ajaran Islam:

  • Niat

sebelum Anda ingin memberikan zakat kepada orang yang memang berhak menerima zakat maka yang pertama Anda lakukan adalah niat. Apabila Anda memiliki harta yang sudah sampai nisabnya kemudian Anda mensedekahkan sebagian atau sesuai aturan yang sudah ditentukan namun disini tanpa adanya niat maka zakat Anda tersebut dianggap tidak sah atau tidak dianggap sebagai zakat.

  • Tamlik (Memindahkan kepemilikan harta kepada orang yang menerimanya)

Apabila Anda sudah memiliki niatan untuk zakat dan sudah menyisihkanya namun belum diserahkan kepada penerima zakat sampai batas waktu zakat yang ditentukan telah habis maka kewajiban untuk zakat dari harta tersebut belum terpenuhi atau belum dianggap sah.

Di atas sudah disebutkan beberapa macam zakat dan syarat sah dari zakat serta pengertian zakat. Jadi apabila Anda hendak atau akan menunaikan zakat maka Anda harus memperhatikan beberapa aturan tersebut sehingga zakat Anda dapat dianggap sah. Tidak hanya jenis-jenis serta syarat syahnya, zakat juga memiliki ketentuan-ketentuan yang wajib Anda perhatikan seperti siapa saja atau orang yang berhak menerima zakat.

Manfaat Zakat

Apabila Anda hendak memberikan atau menunaikan zakat, dan Anda memang belum terlalu mengerti serta memahami tentang apa itu pengertian zakat, Anda terlebih dahulu bisa bertanya kepada para ulama yang memang memiliki pengetahuan luas tentang zakat. Jadi, ketika Anda memiliki pengetahuan yang luas tentang zakat, kecil kemungkinan bahwa zakat Anda tersebut akan salah dan tidak sah hanya karena Anda belum terlalu mengerti tentang zakat dan beberapa aturannya.

0 Response to "Pengertian Zakat Secara Definitif Menurut Islam "

Post a Comment

wdcfawqafwef