Cara Mengatasi Biaya Operasi Usus Buntu dengan BPJS

Biaya operasi usus buntu
Biaya operasi usus buntu 

Kesehatan sangat penting dan wajib untuk dijaga dengan maksimal. Akan tetapi, banyak hal yang mengakibatkan kesehatan terganggu walaupun Anda sudah menjaga kesehatan dengan baik misalnya salah makan, cuaca yang kurang mendukung. Salah satu penyakit yang hingga saat ini belum diketahui secara pastinya walaupun ada yang memperkirakan penyebabnya karena kelenjar getah bening yang membengkak di dalam dinding usus adalah usus buntu. Biaya operasi usus buntu yang tidak sedikit membuat banyak masyarakat bingung dan tidak jarang memilih untuk mendiamkannya walaupun sakitnya sudah tidak tertahankan yang justru dapat memperparah penyakit.

Salah satu solusi untuk memperingan biaya operasi untuk penyakit usus buntu adalah dengan menggunakan BPJS kesehatan. Saat ini hampir sebagian besar rumah sakit di Indonesia terutama bukan swasta, melayani penggunaan kartu BPJS bagi pasien yang sesuai dengan kelasnya sehingga biaya lebih ringan. Biasanya, biaya usus buntu sekitar 10-25 juta rupiah tergantung dari rumah sakit dan jenis operasinya.

Operasi usus buntu dibagi menjadi 3 yaitu:

  • Operasi usus buntu sederhana atau appendectomy simpel dengan sayatan operasi di bagian susu buntu yang meradang dan di bagian perut kanan bawah yaitu sepanjang 5-10 cm.
  • Operasi usus buntu metode laporoski yang dibantu dengan alat seperti teropong berkamera untuk dimasukkan ke lubang yang dibuat di perut. Dengan metode ini, dokter tidak perlu melakukan pembedahan lebar dan bekas luka hanya sepanjang 1-3 cm.
  • Operasi usus buntu laporotomi dengan cara pembedahan lebar mulai atas pusat hingga perut bawah. Operasi ini dilakukan jika terjadi infeksi dan peradangan meluas sehingga menimbulkan komplikasi di bagian perut lain.

Dibandingkan dengan jenis operasi sederhana, biaya operasi usus buntu yang menggunakan metode laparoscopy ini membutuhkan biaya yang besarnya dapat 2x lipat. Selain biaya operasi, biaya perawatan yang sesuai dengan jenis atau kelas kamar, obat yang dikonsumsi untuk menyembuhkan luka dan lama perawatan juga akan mempengaruhi biaya yang harus Anda bayarkan setelah Anda check out dari rumah sakit.

BPJS kesehatan dapat digunakan untuk memperingan biaya operasi pada usus buntu untuk peserta BPJS yang memenuhi prosedur. Sebelum menggunakannya, maka Anda harus melakukan sistem rujukan berjenjang yaitu berobat ke faskes 1 terlebih dahulu sebelum akhirnya ke rumah sakit untuk mendapatkan rujukan. Dokumen yang harus Anda bawa saat Anda akan berobat untuk melakukan operasi usus buntu adalah kartu BPJS, surat rujukan dan kartu keluarga serta KTP. Akan tetapi, hal yang harus Anda ingat adalah BPJS kesehatan tidak menanggung semua biaya, hanya memperingan sesuai dengan kelas kartu keanggotaan.

Akan tetapi, terdapat beberapa cara lainnya yang dapat Anda gunakan untuk memperingan biaya operasi usus buntu, diantaranya yaitu:

  • Menggunakan kredit yang Anda pinjam dari lembaga keuangan tertentu misalnya di koperasi. Namun sebelum Anda meminjam uang dari lembaga keuangan tersebut, setidaknya Anda harus mempertimbangkan mengenai pelunasannya karena setelah Anda sembuh Anda harus dibebankan kewajiban untuk melunasi kredit.
  • Menggunakan layanan asuransi. Akan tetapi, cara ini hanya dapat digunakan oleh Anda yang sebelumnya sudah memiliki atau mengajukan asuransi. Tidak semua asuransi menanggung operasi usus buntu sehingga Anda harus jeli untuk melihat apakah Anda dapat mengajukan klaim karena masalah operasi usus buntu. Akan tetapi, ada beberapa asuransi yang memberikan tanggungan bahkan dapat membayar penuh biaya operasi jika nasabah sudah lama menginvestasikan atau menggunakan asuransi tersebut.


0 Response to "Cara Mengatasi Biaya Operasi Usus Buntu dengan BPJS"

Post a Comment

wdcfawqafwef