Kiat Ajukan Pinjaman Lunak untuk Bisnis

Pinjaman Lunak
Pinjaman Lunak

Mengelola bisnis tidak hanya membutuhkan ketrampilan namun juga modal. Banyaknya modal yang diperlukan tersebut tergantung dari jenis usaha atau bisnis yang akan Anda bangun atau dikembangkan. Salah satu cara untuk mendapatkan tambahan modal adalah dengan menggunakan pinjaman lunak. Lewat soft loan tersebut Anda tetap dapat mengajukan kredit dan mendapatkan dana sesuai dengan yang Anda butuhkan dengan berbagai keringanan misalnya keringanan persyaratan, besar suku bunga yang rendah, lamanya tenor yang ditawarkan.

Sebelum mengajukan soft loan untuk mendapatkan tambahan dana untuk bisnis seperti untuk mengembangkan bisnis, terdapat beberapa hal yang harus dipersiapkan terlebih dahulu. Pertama adalah tentukan terlebih dahulu tempat Anda akan mengajukan kredit yang melayani soft loan. Terdapat beberapa kreditor yang memungkinkan Anda untuk mengajukan soft loan, yaitu:

  • Bank Perkreditan Rakyat atau BPR yang memungkinkan pengusaha kelas kecil menengah untuk memperoleh pinjaman. Di BPR, angsuran relatif rendah dan dapat disesuaikan dengan keadaan dan kebutuhan dari calon debitur serta menawarkan besar bunga yang rendah.
  • Kreditor online yang menawarkan syarat yang ringan dengan platform yang cukup besar dan umumnya mencapai Rp 3-5 juta. Namun, pilih kreditor yang terpercaya sehingga Anda terhindar dari penipuan.
  • Koperasi yang memang memiliki tujuan untuk dapat membantu perekonomian masyarakat kecil menengah. Syarat utama untuk dapat mengajukan kredit di koperasi adalah Anda harus menjadi anggota dari koperasi tersebut.
  • Bank yang menawarkan kredit bunga rendah misalnya dengan KTA. Bandingkan terlebih dahulu bank yang menawarkan soft loan sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kedua adalah tentukan berapa banyak jumlah uang yang Anda butuhkan untuk membantu membangun atau membuat bisnis tersebut berkembang. Anda harus dapat memperkirakan besar uang yang dibutuhkan misalnya dengan membuat anggaran. Tujuannya adalah agar dana yang diajukan lewat kredit lunak tersebut sesuai dengan kebutuhan, tidak kurang yang menyebabkan Anda harus mencari tambahan kredit ataupun tidak berlebihan sehingga dana yang diperoleh tidak mubazir dan menyulitkan Anda untuk mengembalikan kredit tersebut sesuai dengan tenggat waktu yang ditentukan.

Anda dapat menjadikan jenis kredit usaha rakyat untuk mengetahui berapa dana yang kira-kira Anda butuhkan untuk diajukan lewat pinjaman lunak, dan jenis KUR tersebut yaitu:

  • KUR mikro untuk pengusaha kecil dengan limit dari plafon kredit yang mencapai Rp 20 juta.
  • KUR ritel dengan calon debitur adalah perorangan, kelompok, koperasi atau badan hukum yang memiliki plafon kredit sekitar Rp 20-500 juta.
  • KUR linkage program untuk lembaga yang meneruskan pinjaman KUR dari bank ke UMKM misalnya koperasi simpan pinjam. Limit yang maksimal yang dapat diajukan adalah Rp 2 milyar namun untuk linkage ke end user, maksimal hanya Rp 100 juta.

Ketiga adalah membandingkan pinjaman terlebih dahulu misalnya membandingkan besar suku bunga yang ditawarkan oleh kreditor tersebut. Keempat adalah melengkapi dan membuat dokumen. Dokumen tersebut tidak hanya berisi dokumen yang biasanya digunakan untuk mengajukan kredit misalnya salinan identitas diri namun juga dokumen yang berisi keterangan tentang bisnis tersebut. Rancangan bisnis yang akan Anda lampirkan bersamaan dengan dokumen lainnya untuk pengajuan pinjaman lunak, mencakup keterangan singkat mengenai bisnis Anda, laporan serta proyeksi keuangan seperti laba rugi yang Anda peroleh dari bisnis tersebut, informasi keuangan pribadi Anda. Business plan tersebut tidak hanya dapat berguna untuk mengajukan pinjaman ke kreditor namun juga dapat Anda gunakan untuk mencari investor untuk membangun bisnis Anda agar lebih berkembang.

0 Response to "Kiat Ajukan Pinjaman Lunak untuk Bisnis"

Post a Comment

wdcfawqafwef