Begini Cara Miliarder Atur Duit Mereka

aturduit
aturduit

Orang kaya atau Miliarder emang beda dalam cara aturduit mereka jika dibandingkan dengan kita yang sehari-hari hidup masih ngap-ngapan. Kalau kita, yang hidupnya masih marus alias suram, pasti akan bingung banget buat aturduit. Cukup buat sampai akhir bulan aja udah syukur yak.

Meski demikian bukan berarti kita gak bisa mengatur keuangan agar bisa lebih baik lho. Yang selama ini terjadi adalah, kita selalu terjebak dalam mindset bahwa uang yang kita peroleh hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Padahal kalau kita mau lebih disiplin maka bisa saja kita akan mendulang keuntungan yang semakin besar hanya dengan mengatur arus pemasukan dan pengeluaran di setiap bulannya. Untuk itu kita harus belajar, seperti apa sih orang-orang tajir itu kalau sedang mengatur uang mereka.

Yang paling utama adalah, dan ini menjadi prinsip keuangan orang kaya, pengeluaran tidak boleh lebih besar dari pendapatan, atau besar pasak dari tiang. Selama ini kita terkecoh dengan penampilan mereka (para orang kaya tersebut) yang hidup dengan lifestyle yang keren karena pendapatan mereka juga besar. Sehingga untuk beli baju-baju mahal pun tidak masalah. Yang terjadi masyarakat dengan kekuatan finansial menengah ke bawah memaksakan diri untuk bisa terlihat seperti gaya hidup miliarder. Misal gaji sebulan 3 juta, tapi maunya beli baju yang seharga 500 ribu rupiah. Itu baru baju, belum yang lain. Akhirnya jadi ngos-ngosa. Nah, untuk lebih detailnya, berikut akan kita bahas bersama.

Prinsip pertama. Beli barang yang dibutuhkan, bukan yang diinginkan.
Seperti yang kami sebutkan di atas, jangan ngikutin apa yang kamu inginkan. Kalau gajimu tidak memungkinkan untuk beli baju yang harganya setengah juta, ya jangan dipaksa. Mungkin baju yang 50 ribuan sudah cukup ok buat kamu. Realistis aja. Karena yang kamu butuhkan cuma baju yang layak, bukan mahal. Dengan mengetahui dan menjalani prinsip pertama ini saja, niscaya kamu akan bisa aturduit kamu jadi lebih bijak layaknya para miliarder.

Yang kedua adalah, berhitung sebelum berhutang.
Jangan kira orang kaya itu gak punya hutang lho. Bahkan hutang mereka bisa mencapai ratusan hingga miliaran rupiah. Tapi, walau pun berhutang, mereka tidak khawatir karena sebelumnya mereka telah memperhitungkan segala sesuatunya. Seperti besar hutang masih bisa dibayar dari uang yang masuk ke rekening mereka dan jumlahnya tidaklah lebih besar dari pendapatan tersebut. Dan kalaupun mereka berhutang, uang tersebut akan mereka putar dan kelola lagi sehingga menghasilkan lebih banyak uang. Jadi tidak mengambil hutang hanya untuk dikosumsi.

Inilah perbedaan yang mendasar antara kita dan orang-orang kaya tersebut. Jika kita berhutang untuk menutupi kebutuhan yang mendesak seperti bayar uang sekolah, renovasi rumah, bayar biaya berobat atau apa pun seperti beli handphone terbaru alias konsumtif, tapi orang kaya berutang untuk dijadikan modal bisnis. Jika kamu sudah terlanjur berutang karena alasan tadi, maka berhentilah dari sekarang. Setelah hutang tersebut lunas, jangan bikin lubang baru lagi. Kalau pun harus pinjam uang lagi, pastikan uang itu harus berkembang biak.

Ketiga, Harus lebih besar Tiang dari Pasak. Jangan kebalik.
Tadi juga udah disinggung, bahwa yang sering ditemui adalah besar pasak dari pada tiang yang akibatnya pas mau akhir bulan napas udah senin kamis. Sedangkan orang kaya, belum sampe akhir bulan, uang udah masuk lagi. Ini karena mereka senang menabung dan berinvestasi. Alhasil atur duit ya gak habis-habis

Dengan tiga prinsip ini saja yang kamu pegang teguh, maka kamu akan bisa aturduit kamu lebih pintar lagi. Dan niscaya siapa tau, suatu hari nanti kamu akan jadi salah satu miliarder Indonesia. Mau? Makanya kerja! #Eh

0 Response to "Begini Cara Miliarder Atur Duit Mereka"

Post a Comment

wdcfawqafwef