Pinjam Dana Usaha Melalui Program Pemerintah

Pinjam Dana Usaha
Pinjam Dana Usaha

Pemerintah Indonesia kini sedang mengalahkan program pemberdayaan UKM (Usaha Kecil Menengah) karena perannya yang sangat besar dalam membantu membuka banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat di perkotaan maupun pedesaan. Kini pemerintah memberikan dukungan besar kepada para pelaku UKM salah satunya dalam bentuk pemberian bantuan pinjaman uang untuk usaha kecil dan menengah. Bantuan permodalan yang diberikan memungkinkan para pelaku usaha untuk melakukan kegiatan pinjam dana usaha sesuai ketentuan dan persyaratan yang diberlakukan.

Terdapat 3 jenis usaha yang masuk dalam kriteria usaha kecil dan menengah berdasarkan Undang-Undang no. 20 tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. Dalam UU tersebut disebutkan perbedaan ke 3 jenis usaha tersebut berdasarkan jumlah kekayaan dan hasil penjualan tahunan yang berhasil didapat. Jenis-jenis usaha tersebut antara lain:

  • Usaha Mikro.

Yang termasuk dalam usaha mikro adalah para pengusaha yang mempunyai kekayaan bersih sampai dengan 50 juta rupiah di luar aset tanah dan bangunan lokasi usaha, atau mempunyai pendapatan maksimal sebesar 300 juta rupiah per tahun.

  • Usaha Kecil

Usaha kecil adalah usaha yang dimiliki oleh pengusaha yang memiliki kekayaan bersih antara 50 juta rupiah sampai dengan 500 juta rupiah di luar aset tanah dan bangunan lokasi usaha, atau memiliki pendapatan usaha sebesar 300 juta rupiah sampai dengan 2,5 milyar rupiah.

  • Usaha Menengah

Kriteria usaha menengah adalah usaha yang mempunyai kekayaan bersih antara 500 juta rupiah sampai dengan 10 milyar rupiah di luar aset tanah dan bangunan lokasi usaha, atau mempunyai hasil penjualan antara 2.5 milyar rupiah sampai 50 milyar rupiah per tahun.

Adapun jenis-jenis sumber pinjaman Mandiri Syariah dari kredit atau pinjaman untuk UKM dibedakan atas 2 hal, yaitu:

  • Kredit/ pinjaman UKM berdasarkan kegunaan

Berdasarkan kegunaannya, sumber permodalan UKM dibagi lagi menjadi 2 jenis:

  • Kredit Modal Kerja

Kredit modal kerja adalah sumber permodalan yang digunakan untuk menambah atau bisa juga pinjam dana usaha untuk modal awal dalam menjalankan usaha. Jangka waktu kreditnya adalah 1 tahun, dan bisa diperpanjang sesuai keinginan. Sejumlah bank memiliki program khusus untuk memberi bantuan permodalan bagi UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah). Tujuannya adalah untuk pendampingan agar usaha yang dijalankan dapat berkembang jauh lebih baik dan tak ada kendala berarti yang berasal dari masalah permodalan.

  • Kredit Investasi

Kredit ini sifatnya investasi, diperuntukkan bagi pengusaha yang sudah menjalankan usahanya selama beberapa tahun dan ingin mengembangkan usahanya lewat jalan berinvestasi. Jangka waktu kreditnya fleksibel disesuaikan dengan jumlah dana investasi. Paling lama jangka waktu yang diberikan pada debitur adalah 5 tahun.

  • Kredit/ pinjaman UKM berdasarkan jaminan

Kredit UKM berdasarkan jaminan/ agunan dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:

Kredit dengan agunan atau cara peminjaman uang di bank adalah pinjaman dana yang mensyaratkan adanya agunan berupa aset yang bisa diagunkan seperti tanah, rumah dan sejenisnya. Kelebihan jenis kredit ini adalah umumnya suku bunga pinjaman yang dikenakan cukup rendah, jangka waktu pelunasannya lebih panjang dan besaran limit pinjamannya pun biasanya lebih besar dibanding jenis kredit lainnya.

Kredit tanpa agunan, atau umum dikenal dengan istilah KTA (kredit tanpa agunan) ini tidak mensyaratkan adanya agunan dari pihak debitur. Namun jumlah besaran pinjaman umumnya lebih kecil dibanding kredit dengan agunan, jangka pengembalian lebih pendek, dan suku bunga yang dikenakan pun jauh lebih tinggi. Untuk pinjam dana usaha dengan cara ini disarankan bagi nasabah yang tidak butuh modal besar untuk memulai usahanya.

0 Response to "Pinjam Dana Usaha Melalui Program Pemerintah"

Post a Comment

wdcfawqafwef