Dokumen Tambahan Saat Ajukan KTA Bank DKI

KTA bank DKI
KTA bank DKI

Beragam produk kredit yang dikeluarkan oleh salah satu perbankan daerah, Bank DKI tergolong lengkap. Tak heran jika keberadaan Bank DKI di tengah-tengah masyarakat Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) sangat dibutuhkan dan semakin mempermudah masyarakat kawasan tersebut untuk melakukan transaksi perbankan bahkan untuk mendapatkan kredit pinjaman. Bank DKI juga telah merilis produk KTA Bank DKI, yaitu sebuah produk kredit yang ditawarkan kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan finansial tanpa harus memberikan syarat agunan atau jaminan apapun.

Selain diperuntukkan bagi pegawai dalam lingkup pemerintahan provinsi DKI Jakarta, Bank DKI juga memberikan pelayanan umum bagi masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah kerjanya. Selain menjadi pilihan para pegawai pemerintahan, produk kredit yang ditawarkan Bank DKI juga diminati oleh kalangan wiraswasta atau wirausaha Usaha Kecil Menengah atau Mikro (UKM). Berbagai keunggulan dan kemudahan layanan perbankan Bank DKI menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi para nasabahnya.

KTA Bank DKI diperuntukkan bagi Anda yang berstatus sebagai pegawai pemerintahan pusat, pemerintahan Provinsi DKI Jakarta, pegawai BUMN/BUMD, serta perusahaan swasta nasional di Jakarta. Dengan status tersebut, Anda bisa mengajukan Kredit Tanpa Agunan dengan limit atau plafon mencapai 300 juta rupiah. Prosesnya juga hampir sama dengan pengajuan KTA di bank konvensional lain, yaitu sebagai berikut:

  • Fotokopi identitas diri (KTP).
  • Fotokopi NPWP.
  • Surat Keterangan Domisili (bila bukan warga asli daerah setempat).
  • Fotokopi kartu keluarga.
  • Fotokopi Surat Nikah atau Surat Cerai (apabila sudah menikah/bercerai).
  • Pas foto pemohon dan suami/istri (apabila sudah menikah).
  • Mengisi formulir yang telah disediakan oleh Bank DKI.
Dan sebagai dokumen persyaratan tambahan lainnya adalah sebagai berikut:

  1. Anda yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus dapat melampirkan: SKI Terakhir, SK Pengangkatan Calon Pegawai Negeri, Kartu Taspen serta Kartu Pegawai.
  2. Anda yang berstatus sebagai pegawai BUMN maupun pegawai BUMD serta pegawai perusahaan swasta nasional diminta melampirkan berkas pendukung seperti: SK Pegawai Tetap, Kartu Jamsostek, Ijazah Terakhir, Fotokopi Sertifikat Hak Milik Rumah/Tanah, maupun fotokopi BPKB atau STNK.
Mengapa Anda lebih baik mengajukan pinjaman KTA pada Bank DKI? Keunggulan dari KTA yang ditawarkan oleh bank yang telah berdiri sejak tahun 1961 ini adalah sebagai berikut:

  1. Limit pinjaman cukup tinggi. Yakni mencapai 300 juta. Dengan dana tersebut, Anda akan lebih mudah mengalokasikan nya untuk berbagai kebutuhan Anda.
  2. Tenor atau jangka waktu pengembalian pinjaman cukup fleksibel yaitu hingga 5 tahun atau 60 bulan.
  3. Suku bunga cukup kompetitif dan statis, yakni berada pada kisaran 12,5% hingga 13,5%.
  4. Proses pencairan dana terhitung cepat dan syaratnya cukup mudah.
Selain daripada itu, Bank DKI yang sahamnya hampir 100% milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini memprioritaskan berbagai kalangan untuk dijadikan mitranya. Tak terbatas pada kalangan pegawai PemProv atau BUMN/BUMD saja. Bank DKI juga sangat banyak berkontribusi dalam pembangunan perekonomian daerah khususnya wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Fasilitas teknologi yang cukup mumpuni dan memadai mendukung layanan secara profesional oleh Bank DKI kepada seluruh nasabahnya.

Layanan yang cepat dan profesional inilah yang menjadi andalan masyarakat khususnya wilayah Jabodetabek. Efektifitas dan efisiensi dalam melayani nasabah menjadi salah satu keunggulan Bank DKI selain standar kompetensi tinggi karena dikelola langsung oleh pemerintah DKI Jakarta. Dengan demikian, jangan ragu lagi, segera ajukan KTA Bank DKI di kantor pusat maupun kantor cabangnya di kota Anda.

Referensi : 
https://www.cekaja.com/kpr-griya-monas


0 Response to "Dokumen Tambahan Saat Ajukan KTA Bank DKI"

Post a Comment

wdcfawqafwef